Thursday, December 1, 2016

12 Orang Ditahan Terkait Kebakaran Asrama di Turki yang Tewaskan 12 Orang Pada Tangtgal 29 November


 12 Orang Ditahan Terkait Kebakaran Asrama di Turki yang Tewaskan 12 Orang

 

 

Kepolisian di Turki selatan menahan 12 orang terkait kebakaran di sebuah asrama putri yang menewaskan 12 orang, termasuk 11 anak-anak sekolah. Dua orang lainnya saat ini masih diburu kepolisian terkait kebakaran tersebut.

Dua orang masih di buru masih di buru oleh kepolisian turki ,di karenakan Dua orang tersebut berhasil meloloskan diri dari kejaran polisi turki  kepolisian turki mengerahkan kepada anggota lai untuk segera menangkanp burnan tersebut ,dikarenakan Dua buronan tersebut takut melarikan diri ke negara lain atau bersembunyi di tempat terpencil , maka dari itu kepolisian turki selalu berpatroli  di setiap waktu Pagi,Siang,Sore,Malam hari setiap waktu kepolisian turki melakukan patroli di jalan dari ibu kota hingga yang terpencil ,

Kebakaran di turki menjadi kebakaran yang sangat amat memperihatinkan  dengan korban jiwa 12 orang yang sangat memprihatikan itu ialah meninggalnya 11orang anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar , (SD)
kami heran dengan mereka yang keji dan berani melakukan hall seperti itu dengan membakar tampa memikirkaSebagai bagian dari penyelidikan yang dilakukan atas insiden parah ini, tiga jaksa telah ditugaskan untuk mengidentifikasi apakah ada kelalaian terkait kebakaran tersebut dan untuk mengadili mereka yang bertanggung jawab," demikian statemen kejaksaan.
Sebagai bagian dari penyelidikan yang dilakukan atas insiden parah ini, tiga jaksa telah ditugaskan untuk mengidentifikasi apakah ada kelalaian terkait kebakaran tersebut dan untuk mengadili mereka yang bertanggung jawab," demikian statemen kejaksaan.

Sebelumnya, Gubernur Adana, Mahmut Demirtas mengatakan, beberapa siswi terluka karena memutuskan melompat dari jendela untuk kabur dari amukan si jago merah. Ada 34 siswi yang tinggal di asrama tersebut dan 22 orang di antaranya telah dibawa ke rumah sakit.


No comments:

Post a Comment