Friday, December 9, 2016

Kasus Ahok di Jadikan Soal Ujian Akhir Semester di Salah Satu Sekolah di Purbalingga Jawa Tengah



Guru SMP Muhammadiyah 1 Purbalingga Jumanto meminta maaf kepada karena menyinggung nama Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dalam soal ujian akhir semester yang di buatnya. Permohonan maafnya dia tulis dalam sebuah surat. Ini Isinya.

Nama Ahok disinggung Jumanto dalam soal ujian akhir semester di SMP Muhammadiyah 1 Purbalingga, Jawa Tengah, yang dia buat. Tepatnya dalam soal ujian pada mata pelajaran tarikh atau sejarah perkembangan Islam untuk siswa kelas IX yang diujikan pada Jumat 2 Desember 2016 lalu.

Di soal ujian itu, pertanyaan nomor 48 tertulis: "Siapakah nama calon Gubernur Jakarta yang melecehkan Alquran saat ini?"
Pada soal pilihan ganda itu menyediakan jawaban: A. Paijo B. Ahik C. Ken Arok D. Basuki Candra (Ahok)

Ketua Majelis Pendidikan, Dasar, dan Menengah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Purbalingga menerangkan dia baru mengetahui kejadian itu pada Senin, 5 Desember 2016. Mengetahui hal tersebut, dua hari setelah itu, Sukamto melayangkan surat teguran kepada Jumanto, guru yang membuat soal tersebut.
Ini dilakukan oleh guru tersebut karena gurunya mungkin belum berpengalaman dan kurang memahami situasi. Yang bersangkutan sudah membuat surat pernyataan minta maaf tertulis"

Berdasarkan suray permohonan maaf yang di tulis oleh Jumanto, yang diperoleh Tempo dan PD Muhammadiyah Purbalingga, dia mengaku membuat soal terebut karena dikejar deadline demgam kondisi kelelahan dan kurang fokus.
"Saya secara pribadi tidak ada niat bahwa naskah yang saya buat menimbulkan perbedaan pendapat sekarang ini" tulis Jumanto.

No comments:

Post a Comment