Thursday, December 15, 2016

Kritik dan Sindiran Anies Baswedan di Hadapan Ahok

Kritik dan Sindiran Anies Baswedan di Hadapan Ahok


Dua pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta akhirnya berada dalam satu panggung dan saling berhadapan. Calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama - Djarot Saiful Hidayat, beradu visi misi serta gagasan dengan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan - Sandiaga Uno.

Ahok dan Djarot memaparkan kinerja mereka membangun Jakarta selama dua tahun terakhir. Sementara lawannya, Anies dan Sandiaga bertubi-tubi mengkritik sekaligus menawarkan gagasan baru untuk Jakarta di masa mendatang. Mereka saling kritik secara terbuka, di depan publik. Anies Baswedan tak segan menyerang Ahok. Mulai dari kinerjanya sampai sikap dan tutur kata Ahok. Itu semua dilontarkan persis di hadapan Ahok dan massa pendukungnya yang berbaju kotak-kotak.

Anies menegaskan, pihaknya fokus pada pembangunan manusia. Anies dan Sandi mengaku ingin memajukan kota Jakarta sekaligus membahagiakan warganya. Dia heran kenapa Ahok dan Djarot baru akan membangun manusia Jakarta. "Apa artinya majukan kota tanpa warganya. kenapa baru sekarang bicara pembangunan manusia? Seharusnya dari kemarin," ucapnya.

Saat Ahok membanggakan kinerjanya memperbaiki reformasi birokrasi di lingkungan pemprov DKI, Anies Baswedan justru mengkritik cara Ahok. Secara tersirat Anies menyindir Ahok yang suka marah-marah dan mengkritik anak buahnya yang tidak becus, di depan umum. Menurutnya, cara ini justru membuat demoralisasi bagi PNS.

Anies kembali menyerang perilaku Ahok. Dia mengambil wawancara live di stasiun televisi nasional di mana Ahok menyebutkan kata-kata yang tidak pantas keluar dari mulut seorang pemimpin. "Bagaimana menyampaikan hal tersebut kepada anak-anak, siswa dan orangtua. Apakah kata-kata itu pantas dilontarkan seorang pemimpin?" serang Anies.

No comments:

Post a Comment